InternasionalUncategorized

“Penyikapan Isu Teror Bom di Sri Lanka”

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh⁣

Kita kembali berduka atas kejadian yang menimpa saudara kita di Sri Lanka yakni peristiwa peledakan Bom tepatnya di Gereja Santo Anthony, Hotel Kingsbury, Gereja Santo Sebastian, Hotel Shangri-La, Gereja Zion, Hotel Cinnamon Grand, dan di suatu rumah di Kebun Mahawila, Dematagoda yang terjadi pada Hari Minggu tanggal 21 April 2019. Kejadian tersebut menyebabkan korban sebanyak 290 orang sedangkan orang yang terluka mencapai 500 orang (dilansir di Tempo.co 22/04/2019). Pada Hari Senin tanggal 22 April 2019 telah ditahan 24 orang yang diduga tersangka.

Salam UI mengucapkan turut berbela sungkawa atas terjadinya peristiwa tersebut dan Salam UI mengecam keras peristiwa peledakan Bom di Srilanka tersebut. “Lagi terjadi aksi terorisme di Sri Lanka, kali ini hotel dan gereja yang menjadi sasaran. Setelah sebulan yang lalu terjadi aksi terorisme yang serupa di Masjid al Noor dan Masjid Linwood New Zealand. 

Pelaku terorisme memang tidak melulu datang dari agama, bangsa, etnis, daerah atau kelompok keyakinan tertentu. Potensi untuk melakukan kekerasan terdapat di semua negara, bangsa etnis dan penganut agama. Bahkan orang tak punya atau tak percaya agama-pun sangat punya potensi menjadi radikal dan ekstrem. Tindakan seperti ini tentunya tidak pernah diajarkan oleh agama manapun. Dan Sungguh, atas dasar apapun, tindakan keji ini tidak dapat dibenarkan.

Salam UI menyampaikan duka cita yang mendalam kepada para korban dan mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia, bersama kita rawat persatuan dalam kebhinekaan. Mari bergandengan tangan, bersama menjaga perdamaian.”

Semoga Allah selalu menjaga keselamatan dan kedamaian di bumi ini. Aamiin.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh⁣

Depok, 23 April 2019

Ketua Salam UI 22

Ahmad Safe’i Ridwan

Dokumen dapat diunduh di bawah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *