ArtikelTokohUncategorized

Pemikiran Tokoh Muslim: Bilkis Bano

Bilkis Bano, Nenek yang Menjadi Muslim Woman of The Year 2021

 

Nama Bilkis Bano mungkin masih asing di telinga kita. Nenek yang kerap dipanggil Bilkis Dadi (nenek Bilkis dalam bahasa India) ini adalah sosok yang terpilih sebagai Woman of The Year pada The Muslim 500 edisi 2021. Beliau juga masuk dalah daftar Orang Berpengaruh tahun 2020 pada majalah Times.

Tidak seperti yang diduga kebanyakan orang, latar belakang Bilkis Dadi sangat sederhana. Beliau lahir di desa bernama Hapur di Utar Pradesh. Saat ini beliau berusia 82 tahun dan bertempat tinggal di Shaheen Bagh, Delhi. Beliau adalah ibu dari enam orang anak. Bertani dan beternak sudah menjadi keseharian dalam hidup Bilkis Dadi. Melalui bertani dan beternak ia memenuhi kebutuhan hidupnya. Terkait pendidikannya, beliau tidak pernah mendapatkan pendidikan formal. Beliau hanya belajar dengan membaca Qur’an Sharif. Kehidupannya yang terbilang sederhana tidak memudarkan semangatnya dalam hal memperjuangkan agama.

Bagaimana Bilkis Dadi bisa memperoleh berbagai penghargaannya dan diakui oleh dunia sebagai inspirator banyak orang? Dimulai dari diberlakukannya UU Amandemen Kewarganegaraan yang ditetapkan oleh pemerintah India. UU ini ditargetkan di daerah Assam, di mana penduduk Assam diminta untuk menunjukkan sertifikat kelahirannya sebagai bukti yang menyatakan bahwa seseorang merupakan benar warga India. Namun, karena Assam merupakan daerah terpencil, terdapat banyak orang yang tidak memiliki sertifikat kelahiran. Sehingga, orang-orang tersebut pun tidak bisa membuktikan status mereka sebagai warga negara India dan tidak pula dianggap sebagainya. Orang-orang ini pun ditahan dan tidak mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara. Hal ini pun menimbulkan banyak protes dari masyarakat.

Selanjutnya, sebagai tanggapan atas protes tersebut, pemerintah India mengamandemen UU Kewarganegaraan. Kali ini, semua orang yang tidak memiliki sertifikat kelahiran India diperbolehkan untuk mendaftar sebagai warga negara India, kecuali Muslim. Non-muslim tanpa sertifikat kelahiran boleh menjadi warga negara India, namun muslim tanpa sertifikat kelahiran tidak boleh. Hal ini jelas merupakan diskriminasi agama terhadap komunitas muslim India. Akibatnya tidak sedikit orang yang melakukan protes terhadap hal ini.

Bilkis Dadi yang menentang kebijakan pemerintah India mulai melakukan aksi duduk sebagai protes yang kemudian diikuti oleh banyak orang dari berbagai kalangan dan agama. Aksi protes ini dilakukan selama 100 hari tanpa satu hari istirahat. Bilkis Dadi dan protestan lainnya menganggap kebijakan pemerintah merupakan diskriminasi atas dasar agama dan bertentangan dengan nilai pluralitas India. Protes yang awalnya dilakukan di Shaheen Bagh ini kemudian dilakukan pada 12 daerah lainnya, bahkan mulai mendapat perhatian internasional.

Meskipun protes dilakukan pada musim dingin, Bilkis Dadi dan protestan lainnya tidak putus asa. “Kami melanjutkan aksi duduk kami bahkan saat hujan atau merkuri turun atau suhu cuaca naik. Kami telah duduk sejak anak-anak kami dipukuli di Jamia. Tembakan dilepaskan di depan kami, namun tidak ada yang menghalangi kami” ujar Bilkis Dadi. Ia bahkan menyatakan bahwa tidak akan berhenti memperjuangkan keadilan sampai darahnya berhenti mengalir. Semangatnya yang luar biasa dalam memperjuangkan hak-hak muslim di India meski sudah berusia senja membuatnya menjadi ikon baru bagi masyarakat dunia.

Aksi duduk ini berakhir akibat merebaknya pandemi Covid-19 di India. Hingga saat ini belum diketahui apakah suara Bilkis Dadi dan pejuang keadilan lainnya di India akan terdengar sebesar sebelumnya. Namun yang diketahui secara pasti adalah Bilkis Bano merupakan sosok inspirator dan pejuang yang luar biasa. Sebagai seorang muslim, sudah sepatutnya kita meneladani Bilkis Bano. Kepekaan, keberanian, dan konsistensinya hendaklah kita panuti.

 

 

Referensi

The Muslim 500. 2021. Persons of The Year-2021. https://themuslim500.com/introduction-2021/persons-of-the-year-2021/

Utomo, Ardi. Wajah Protes Damai di Daerah Muslim, Nenek ini Masuk Majalah Time. Kompas.com. https://www.kompas.com/global/read/2020/09/29/123824970/wajah-protes-damai-di-daerah-muslim-nenek-ini-masuk-majalah-time?page=all

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *