ArtikelOpiniSM Town

“Bakti Sosial Ke Yayasan Yatim & Piatu”

Oleh : Muhammad Alwi Nawawi

Saya Muhammad Alwi Nawawi anak ke-3 dari tiga bersaudara. Ibu saya dari Tulung Agung Jawa Timur, dan Ayah saya dari Kendari Sulawesi Tenggara. Sudah tidak terasa bulan ramadhan tinggal menghitung hari. Dan saya merasa bersyukur masih bisa berkesempatan untuk menunaikan ibadah puasa ditahun ini. Saya aktif di karang taruna remaja di tempat tinggal saya. Beberapa hari yang lalu, saya dan para anggota karang taruna mengadakan rapat untuk acara di bulan ramadhan yaitu bakti sosial kepada yayasan yatim & piatu. Kami juga sudah berkomunikasi dengan pengurus yayasan.

Di dalam rapat itu kami membahas apa saja yang harus di siapkan untuk bakti sosial ini. Dari mulai penyusunan kepengurusan sampai susunan acara. Kami melaksanakan bakti sosial ini pada pertengahan bulan ramadhan. Tujuan bakti sosial ini untuk bersilaturahmi, dan juga meningkat ukhuwah. Adapun pengumpulan dana didapat dari hasil donatur, sponsor, dan juga meminta sumbangan di setiap rumah lingkungan kita. Adapun pemberian untuk yatim & piatu adalah berupa sembako dan juga sejumlah uang.

Alhamdulillah sudah pertengahan ramadhan, kami bergegas untuk ke yayasan yatim & piatu. Kami berkumpul dimasjid bersama anggota karang taruna remaja dengan menggunakan bus. Sesampainya disana sekitar pukul 10.00 WIB kami di sambut baik oleh pengurus yayasan dan juga para yatim & piatu. Disana kami mengawali dengan perkenalan karang taruna remaja dan juga yayasan. Dari ketua karang taruna remaja kami memberikan sedikit sambutannya dengan tujuan acara yang diselenggarakan ini dapat memberikan manfaat dan meningkatkan ukhuwah kita sesama  manusia. Dan juga sambutan dari ketua yayasan untuk menyampaikan yayasan ini dari mulai kapan terbentuk, jumlah pengurus dan juga yatim & piatu.

Ketika memasuki adzan dzuhur kami bergegas untuk melakukan shalat dzuhur berjamaah kemudian dilanjutkan dengan ceramah mengenai keutamaan dibulan ramadhan salah satunya adalah Bulan Diturunkannya Al Qur’an

Bulan ramadhan adalah bulan yang mulia. Bulan ini dipilih  sebagai bulan untuk berpuasa dan pada bulan ini pula Al Qur’an diturunkan. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

فَلْيَصُمْهُ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.” (Q.S. Al Baqarah: 185)

Selanjutnya kami bermain permainan. Mereka ada yang tampil hapalan al-qur’an, membaca puisi, dan bernyanyi dengan para pengurus yayasan yatim & piatu. Mereka sangat antusias dan senang dengan acara yang kami adakan, Setelah permainan selesai kami para pengurus karang taruna remaja membagikan sembako dan sejumlah uang untuk yayasan yatim & piatu. Setelah semua rangkaian acara selesai kami pamit untuk bergegas pulang.

Pelajaran yang bisa kita petik dalam acara ini adalah yatim & piatu sebagai generasi penerus bangsa, yang harus di bimbing dan diberi perhatian serta kasih sayang. Bagaimana pun, masa depan bangsa berada ditangan mereka dan meningkat ukhuwah sesama manusia.

Rasulullah saw bersabda, “ Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,”  kemudian beliau saw mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau, serta agak merenggangkan keduanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.