KOPI Ramadhan

“Sunnah yang Sayang Dilewatkan”

Oleh Eka Primadestia (Koordinator Akhwat SALAM UI 21)

 

SUNAH SIH, TAPI SAYANG UNTUK DILEWATKAN

Coba tebak, apakah yang sunah itu?

Hmm, tapi sunahnya sayang untuk dilewatkan ya?

Katanya sih ibadah yang sangat khusus karena hanya ada di bulan yang istimewa ini? Ya, benar sekali. Ibadah tersebut adalah sholat tarawih.

Nah kamu tim pemburu sunah tersebut atau tim yang melewatkan sunah tersebut ? hehe

Sudah menjadi rahasia umum jikalau ibadah yang sunah cenderung memiliki peluang ataupun celah untuk dilewatkan dan diabaikan begitu saja oleh kita-kita. Yap, termasuk dengan ibadah sholat tawarih. Sholat tarawih adalah ibadah yang hanya ada di bulan Ramadhan, bisa dibilang sholat tarawih adalah sholat malamnya di bulan Ramadhan. Sholat tarawih ini pun tidak mengharuskan tidur terlebih dahulu. Sholat tarawih ini dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah sebagaimana yang dilakukan oleh Umar Bin Khatab ra saat zamannya.

Mmm tapi ada tugas di kampus, ada UAS yang harus belajar, ada rapat dan sebagainya. Percayalah bahwa perihal-perihal di atas adalah perihal dunia semata yang sebenarnya sangat bisa kita kelola. Keberadaan sholat tarawih pasca sholat isya sebenarnya memberikan suatu pelajaran berharga. Dimana Allah sedang memberikan kita ujian dalam mengatur segala kesibukan kita dimana jam tepatnya kita melaksanakan sholat tarawih maka kita harus mengoffkan agenda di luar sana dan fokus terhadap tarawih itu sendiri.

Keistimewaan tarawih ini sangatlah besar, dimana dalam hadits berikut ini:

“Barangsiapa yang menunaikan shalat pada malam bulan Ramadlan (shalat tarawih) dengan penuh keimanan dan mengharap (pahala dari Allah), maka dosa-dosanya yang lalu akan diampuni.” (HR Bukhori dan Muslim)

Pertanyaan selanjutnya apakah kita masih mau semudah itu mengurangi ego kita dan memilih untuk melaksanakan sholat tarawih selama di bulan Ramadhan? Semua pahala di bulan ini dihitung berkali-kali lipat oleh malaikat dan Allah, apalagi bagi mereka yang masih mau menyempatkan sekaligus memaksa diri untuk melaksanakan sholat tarawih. Untuk yang sedang masa-masa UAS ataupun lagi sibuk berorganisasi, maka mulailah sejak saat ini mengatur apa-apa yang harus dipersiapkan sebelum malam datang dimana harus melaksanakan tarawih.

Selain itu, mulailah mengatur terkait jam-jam tidur, belajar ataupun mengerjakan tugas dan sebagainya. Karena bisajadi kita masih bisa memanfaatkan waktu malam setelah tarawih untuk melakukan aktivitas yang lain, atau bisajadi kita termasuk orang yang tidur dulu dan baru beraktivitas lagi maka perlu diatur sebelum tidur apa yang harus disiapkan di hari esok. Maka mulailah mengenal diri sendiri, seperti tipe yang manakah aku dan ayo mulai belajar prioritas termasuk mengejar sholat tarawih di bulan ini. Karena meskipun sunah tapi cuma ada di bulan ramadhan saja, jadi akan sangat disayangkan apabila melewatkannya. Kalau kamu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *