ArtikelOpiniWomen Days

“Pengaruh Media dalam Perkembangan Penyebaran Jilbab”

Oleh: Rifka Nur Fadhilah (Staff Departemen Muslimah Centre
FUKI Fasilkom UI 2016)

Banyak cara dalam menyebarkan agama islam. Dahulu, penyebaran islam dilakukan melalui percakapan dalam forum diskusi, perdagangan, perkawinan dan sebagainya. Sunan Bonang dengan rebab dan bonangnya serta Sunan Kalijaga dengan wayang kulit dan tembang suluknya bahkan menggunakan cara yang “tidak biasa” dalam menyebarkan nilai-nilai agama islam. Tentunya ini menjadi catatan tersendiri bagi kita untuk meniru cara-cara unik tersebut agar dakwah kita dapat berjalan dengan lebih lancar.

Saat ini kita hidup di era teknologi. Era dimana orang-orang tidak bisa lepas dari gadget-nya masing-masing. Orang-orang tidak lagi mengakses informasi melalui koran ataupun radio, melainkan melalui internet. Kita sebagai penganut agama islam tentunya perlu memanfaatkan peluang ini sebagai media yang dapat digunakan untuk berdakwah.

Media internet ini ternyata digunakan oleh Dian Pelangi, seorang desainer busana muslim, untuk mengajak perempuan-perempuan menggunakan jilbab. Dian dikenal di kalangan anak remaja dan dewasa karena busananya yang trendy dan kekinian melalui akun instagramnya. Dian dan temannya, Ria Miranda, berinisiatif untuk mendirikan Hijabers Community pada Maret 2011. Saat ini, HC sudah memiliki ratusan ribu member dan followers dalam grup Facebook dan Twitter-nya.

Hijabers Community cukup selektif dalam memilih anggota-anggotanya. Hanya yang berkomitmen serius dalam berbusana muslim dan berhijab sesuai kaidah yang dapat menjadi anggota. Selain memberikan pelatihan dalam menggunakan jilbab yang sesuai gaya dan juga syar’i, HC juga menjadi tempat  sharing dan berbagi inspirasi dalam  berbusana muslim. Dengan adanya komunitas ini, diharapkan perempuan-perempuan yang ingin menggunakan jilbab menjadi semakin bertambah.

Dokumen dapat diunduh di bawah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *