ArtikelOpiniWomen Days

“Hijab Bukan Penghalang Aktivitas”

Oleh: A. Chrisantie Meidina (Kepala Departemen Kemuslimahan
FUSI FTUI 2016)

Allah  SWT, berfirman  dalam Al-Qur’an:

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak anak perempuanmu dan isteri isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” [Q.S. Al Ahzab (33): 59]

Dan “…………Wajib atas mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya.” [Q.S. An Nur (24) : 31]. Mungkin  kau sudah sering  membaca  ayat ini,  mungkin  juga kau sudah sangat  tahu  bahwa  ini kewajibanmu.  Tapi, hati belum mantap untuk memenuhi  perintah-Nya,  hati belum kuat untuk taat dan  bersyukur   pada-Nya.  Pada  Allah   SWT,  yang  memberikan   bekal  keistimewaan   untuk perjalanan  Muslimah  di dunia.

Katamu, kau belum siap karena hatimu  belum baik, kau belum mendapat izin  dari orangtua,  kau tak bisa memakai hijab karena segudang aktivitasmu,  ribet, panas, nanti saja kalau sudah menikah, dan kau bilang,  yang penting  hatinya  dulu baik.

Kau tahu? Diluar  sana banyak sekali orang yang menghadapi permasalahan  yang sama denganmu, sama dengan katamu itu. Tapi mereka bisa menghadapinya  atas izin  Allah.  Mengapa?

Mari kita membahas  sedikit alasan yang cukup hits dikalangan  wanita modern. Jika katamu hijab akan menghalangi  segudang  aktivitasmu,  maka itu  salah.  Banyak  sekali aktivis  muslimah  yang berhijab,  yang menjaga  auratnya  dengan  sempurna,   tapi ia tetap  mampu  menjalankan  semua aktivitasnya.  Kewajibannya, bahkan hobinya.  Jika tulisan  ini tak bisa memberikanmu  cukup bukti, sempatkanlah  untuk  membuka  internet,   sebentar  saja,  di sana  banyak  sekali  cerita  muslima h berhijab dengan kesehariaannya.

Lalu kau akan mendapati jawaban, bahwa kuncinya  hanyalah  niat yang ada dalam hatimu.  Usaha memantapkan  hati untuk memenuhi  perintah-Nya.  Tentu saja, Allah pasti menilai usahamu  itu.

Dokumen dapat diunduh di bawah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *