KOPI Ramadhan

“Do’a dan Keikhlasan”

Oleh Ratna Azzakia (Staf Tim Khusus Kaderisasi SALAM UI 21)

Assalamualaikum, Sahabat.

Pada tulisan KOPI hari ini, izinkan saya berbagi tentang penghambaan yang ikhlas kepada Allah SWT.

Ditengah-tengah motivasi dari orang-orang terdekat dan tuntutan dari penerbit agar segera memberikan keputusan, ia terjerembab dalam ketakberdayaan. Allah.. Allah.. Allah.. Hatinya meringis, lisannya tak mampu berkata, ia terpojok di sudut sebuah kamar yang telah lama ia tempati di tanah rantau.

Lalu, tertatih-tatih ia menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu. Tentang penghambaan tepat di waktu dhuha dengan membawa segala ketakberdayaan sebagai hamba-Nya, ia memohon petunjuk agar diberikan jalan, bercerita tentang segala hal yang sedang menghampirinya. “Yaa Allah, hamba butuh Engkau.. tidak mungkin hamba meminta pada manusia…” (Meminta apa yang ia butuhkan)

Allahu Akbar… Allahu Akbar… Allahu Akbar. Keesokan harinya Allah datang dengan perantara-Nya memberikan tepat apa yang ia minta, seberapa besar pertolongan yang ia butuhkan, tidak lebih dan tidak pula kurang. Maka, Mahabenar Allah atas firman-Nya dalam Al-Quran dalam surat Al-Anfal ayat 9;

“(Ingatlah) ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhan-mu, lalu diperkenankan-Nya bagimu, sesungguhnya Dia akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut.”

Mungkin seringkali kita berpikir tentang doa yang tak kunjung dikabulkan oleh-Nya. Membaca ayat di atas membuat saya berpikir panjang tentang penghambaan selama ini. Bisa jadi kita tidak pernah benar-benar datang meminta dan memohon pada-Nya. Barang kali kita tak pernah benar-benar datang karena-Nya menyerahkan segala urusan pada-Nya. Padahal jika kita benar-benar memohon pada-Nya, sungguh bala bantuan akan datang dari berbagai sisi

Sahabat, marilah kembali berbenah tentang penghambaan kita kepada Allah selama ini. Pastikan bahwa tangan yang menengadah ke langit, hati yang tertunduk ikhlas, raga yang terduduk pasrah, sungguh hanya kembali dengan tuajuan Allah semata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *