“Keistimewaan Tahajud”

Oleh: Luthfi Abdurrahim
(Kepala Departemen FUKI Corp FUKI Fasilkom UI)

“Tidur nyenyak memalingkan dari kehiduan yang terbaik.

Bersama para bidadari di dalam kamar-kamar peraduan surga.

Engkau akan hidup selama-lamanya tiada kematian padanya.

Hidup penuh kenikmatan di dalam surga bersama bidadari yang baik hati.

Bangunlah dari tidurmu,

Sesungguhnya tahajud dengan membaca Al-Qur’an lebih baik dari pada tidurmu”

Tidakkah kita ingin merasakan manisnya keabadian? Namun, keabadian yang manis itu takkan ada yang meraihnya jika tak ada pengorbanan. Solat malam, tahajud ini merupakan salah satu kuncinya, luangkan sepertiga malam terakhir kita, korbankanlah waktu kita sejenak, demi menggapai keabadian yang manis itu, yang sudah dijanjikan oleh Allah, Rabb kita.

Tidakkah kau tau, Allah mengistimewakan solat tahajud ini sehingga bisa meninggikan derajat kita di hadapan-Nya dengan memberikan kamar khusus di Surga-Nya?

“Sesungguhnya di dalam surga terdapat kamar-kamar yang nampak bagian luarnya dari dalamnya, dan tampak bagian dalamnya dari luarnya. Allah Ta’ala telah menjadikan kamar-kamar tersebut bagi orang orang yang memberi makan, melembutkan suara, memperbanyak puasa dan mengerjakan sholat malam ketika orang sedang lelap tidur”. (HR Ahmad V/243)

Tidakkah kau merasakan besarnya rasa syukur Rasulullah, sehingga tetap melaksanakan solat tahajud meskipun kaki beliau pecah-pecah? Lantas bagaimana dengan kita?

“Kenapa engkau melakukan hal ini wahai Rasulullah  padahal Allah Ta’ala telah mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu dan yang akan datang?” Beliau bersabda , “Apakah aku tidak boleh menjadi hamba yang bersyukur”. (HR. Muslim no. 2820)

Tidakkah kau tau, jika kita menegakkan sholat malam maka kita telah dituliskan melakukan amalan terbaik / ihsan dan berhak mendapatkan rahmat yang besar dari Allah Ta’ala dan surga-Nya.

“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam taman-taman (surga) dan mata air-mata air, sambil menerima segala pemberian Rabb mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat kebaikan. Di dunia mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam. Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar.” (QS. Adz-Dzariyat: 15-18).

Sadarlah, bahwa Allah Ta’ala, Sang Pencipta kita, manusia, memuji orang-orang yang selalu menjaga sholat malam dalam kelompok para hamba-hamba yang berbakti dan beriman. Allah Ta’ala akan menyanjungmu dalam Qur’an..

“Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka”.                       (QS. Al-Furqan: 64).

Lantas, alasan apalagi yang akan kita berikan jika tahajud memiliki keistimewaan yang banyak dan tinggi ini. Akankah tidur kita istimewa daripada dia, tahajud?

Semoga bisa menjadi pengingat yang baik bagi ibadah kita semua, terutama bagi penulis sendiri dan khususnya bagi teman-teman pembaca.

Dokumen dapat diunduh di bawah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *